oleh

Tinjau Lokasi Kebakaran Pesantren Anwarul Ulum, Bupati Inhil Berikan Bantuan

INDRAGIRIHILIR – Bupati Indragiri Hilir (Inhil), HM Wardan bersama rombongan meninjau lokasi kebakaran di Pondok Pesantren Anwarul Ulum Sungai Gergaji di Desa Lintas Utara Kecamatan Keritang, yang telah menghanguskan 11 ruang kelas, serta 2 ruang majelis guru dan TU yang terjadi belum lama ini.

Dalam peninjauan tersebut, orang nomor satu di Negeri Seribu Parit ini turut didampingi isteri, Hj Zulaikhah yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), beberapa anggota DPRD Inhil, serta  Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Inhil, Sabtu (11/3/2017).

Kedatangan Bupati Wardan beserta rombongan ini disambut langsung oleh Pengasuh Ponpes serta barisan santriwan dan santriwati Ponpes Anwarul Ulum.

Saat itu, Bupati Wardan menyatakan bahwa Pemkab Inhil akan berupaya mencarikan solusi untuk ponpes Anwarul Ulum, agar dapat membangun kembali ruang kelas yang terbakar.

“Hanya saja saat ini APBD Kabupaten sudah disahkan, namun tetap akan kita usahakan pada APBD perubahan atau melalui sumber lain di APBN atau APBD Propinsi,” tutur Bupati Wardan.

Pemkab Inhil, lanjut Ketua DPD Partai Golkar Inhil ini, akan selalu berusaha sigap, tanggap dan cepat dalam membantu musibah seperti ini, baik pada saat pemadam maupun penyaluran bantuan oleh beberapa OPD terkait yang memang sudah menjadi tugas dan fungsinya.

“Selaku Ketua DPD golkar dan bersama AMPG Inhil sangat peduli terhadap musibah kebakaran yang terjadi di beberapa titik di Inhil, karena musibah seperti ini membutuhkan dukungan dan bantuan dari semua pihak,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PMI Inhil, Hj Zulaikhah juga menyampaikan ucapan rasa keprihatinannya terhadap musibah yang terjadi di Ponpes Anwarul Ulum.

“Kami merasa sangat prihatin dengan adanya musibah kebakaran ini, semoga mendapat perhatian dari semua pihak agar ruang kelas yang ludes terbakar dapat dibangun kembali,” kata ibu 3 anak yang akrab disapa Ikha ini.

Abdul Majid, selaku Pengasuh Ponpes Anwarul Ulum saat diwawancarai menjelaskan, ada 13 ruang yang terbakar, yang terdiri dari 11 ruang belajar, 1 ruang guru dan 1 ruang TU.

Dengan adanya musibah itu, proses belajar mengajar terpaksa diatur sedemikian rupa, dengan memanfaatkan ruangan yang tersisa menjelang dapat membangun kembali ruangan kelas yang terbakar.

“Kemarin pihak Kementerian Agama sudah meminta agar kami membuat proposal, dan alhamdulillah Jum’at (10/3/2017) sudah kami kirimkan. Semoga harapan kami bisa terealisasi dengan baik,” harap Abdul Majid.

Selain meninjau dan memberi bantuan pada korban kebakaran di Ponpes Anwarul Ulum, Bupati dan rombongan juga memberikan bantuan kepada korban kebakaran di Jalan Sapta Marga Tembilahan, dan di Desa Sungai Gantang Kecamatan Kempas.(Adv)