oleh

MagangHub Batch 2 Dibuka, Kuota Tersedia untuk 50 Ribu Peserta

SALISMA.COM – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran MagangHub Batch 2 Angkatan II Tahun 2026 dengan kuota 50 ribu peserta. Calon peserta dapat mendaftarkan diri selama periode 3–8 September 2026.

Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan Program Pemagangan Nasional 2026. Pemerintah menyediakan kesempatan bagi pencari kerja untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan usaha, industri, dan instansi pemerintah.

Setelah masa pendaftaran berakhir, penyelenggara akan menyeleksi calon peserta pada 9–15 September 2026. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 18 September 2026, sedangkan peserta terpilih mulai menjalani pemagangan pada 21 September 2026.

Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan, MagangHub Batch 2 Angkatan II masuk dalam target Program Pemagangan Nasional yang menjangkau 150 ribu peserta sepanjang 2026. Pelaksanaannya dibagi ke dalam tiga batch dengan kuota masing-masing 50 ribu orang.

“Program ini kami siapkan agar kesempatan pemagangan dapat diakses secara luas oleh pencari kerja sekaligus memberikan pengalaman kerja yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha, dunia industri, dan instansi pemerintah,” kata Yassierli dalam keterangan resminya.

Menurut Yassierli, pelaksanaan MagangHub tidak hanya mengejar jumlah peserta. Kemnaker juga memberikan perhatian terhadap kualitas proses pemagangan agar pengalaman yang diterima peserta sesuai dengan kebutuhan lingkungan kerja.

Kesesuaian tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program. Peserta diharapkan tidak sekadar mengikuti kegiatan magang, tetapi memperoleh pengalaman yang relevan dengan bidang pekerjaan dan kebutuhan penyelenggara.

Kemnaker juga memastikan setiap tahapan MagangHub berjalan secara transparan, tertib, serta mengikuti ketentuan yang berlaku. Kehati-hatian dalam proses administrasi dinilai diperlukan agar program dapat terlaksana dengan baik dan memberi manfaat kepada peserta.

“Kami ingin seluruh proses berjalan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan. Setiap tahapan harus dilakukan dengan kehati-hatian administrasi agar pelaksanaan program berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi peserta,” ujar Yassierli.

Ketentuan teknis program turut menjadi acuan bagi peserta dan penyelenggara selama pemagangan berlangsung. Calon peserta perlu memperhatikan seluruh jadwal, terutama batas pendaftaran pada 8 September, agar dapat mengikuti rangkaian seleksi sesuai tahapan yang telah ditetapkan.