Khutbah Jum’at: Pentingnya Introspeksi Diri

SALISMA.COM, (SC)– Introspeksi diri adalah salah satu tanda keimanan seseorang dan meninggalkannya merupakan tanda kefasikan. Lebih dari itu, introspeksi diri menggambarkan tingkat ketakwaan seseorang.

Dalam khutbah sholat Jumat 12 Oktober 2018 bertempat di mesjid Al-Muhajirin, jln Rajawali sakti. Khatib ustadz Darwis menjelaskan pentingnya mengintrospeksi ibadah masing-masing.
Khatib menjelaskan ada tiga jenis orang yang mengintrospeksi dirinya setelah dia beramal:

Pertama introspeksi diri tentang ketaatan kita kepada Allah, sejauh mana kita berusaha untuk memperbaiki diri, ketaatan yang kita perbuat apakah sudah benar atau masih adakah yang kurang?.

Kedua Introspeksi diri atas setiap amalan yang sebaiknya ditinggalkan. Maksud disini setiap orang berbuat sesuatu yang tidak mesti dilakukan, contohnya gara main game sampai tengah malam hingga shubuh tidak dikerjakan.

Ketiga Introspeksi diri atas setiap amalan yang mubah dan suatu kebiasaan. Kenapa dia melakukannya? Apakah demi mencapai kesuksesan akhirat? Kalau ya, berarti dia telah beruntung. Ataukah demi kenikmatan dunia yang sesaat? kalau ini memotivasinya, malah alangkah ruginya.

Diakhir khutbahnya khatib berpesan agar kita selalu mendisiplinkan diri kepada setiap ibadah yang kita perbuat, jangan hanya mengejar dunia yang fana tanpa memikirkan akhirat. (Smg2)