oleh

Waka I DPRD Bengkalis Muhammad Arsya Fadillah Sosialisasikan Ranperda Kabupaten Layak Anak di Desa Sebangar

SALISMA.COM, BENGKALIS – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bengkalis, Muhammad Arsya Fadillah, mengajak masyarakat berperan aktif dalam mendukung penyelenggaraan Kabupaten Layak Anak melalui sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar di Desa Sebangar, Minggu (24/05/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya DPRD Kabupaten Bengkalis memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya regulasi yang mengatur perlindungan, keselamatan, serta pemenuhan hak-hak anak sebagai generasi penerus daerah.

Muhammad Arsya Fadillah mengatakan keberhasilan pelaksanaan Kabupaten Layak Anak tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga dan masyarakat. Karena itu, Ranperda KLA disusun untuk memperkuat sinergi seluruh pihak dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak.

Menurutnya, regulasi tersebut bertujuan menjamin hak-hak anak terpenuhi secara optimal, sekaligus mendorong masyarakat ikut bertanggung jawab dalam mendukung tumbuh kembang anak. Ia menegaskan perlindungan anak merupakan tanggung jawab bersama.

Pelaksanaan sosialisasi mendapat apresiasi dari Camat dan Kepala Desa Sebangar. Mereka menilai Ranperda Kabupaten Layak Anak menjadi regulasi penting karena mengatur berbagai aspek perlindungan anak, mulai dari lingkungan keluarga hingga fasilitas publik yang ramah anak.

Dialog berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan dari masyarakat mengenai penerapan Ranperda KLA, termasuk manfaatnya bagi dunia pendidikan, perlindungan anak, dan keterlibatan masyarakat dalam mendukung kebijakan tersebut. Antusiasme peserta menunjukkan tingginya perhatian terhadap isu pemenuhan hak anak di Kabupaten Bengkalis.

Sebagai penutup kegiatan, Muhammad Arsya Fadillah menyerahkan bantuan dan buku panduan Ranperda Kabupaten Layak Anak kepada masyarakat yang hadir. Ia berharap sosialisasi ini meningkatkan pemahaman masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap terwujudnya Kabupaten Bengkalis sebagai daerah yang ramah dan layak bagi anak. (Inf)